facebook twitter rss

PEMUDIK BERMOTOR Penuhi Kawasan Puncak

Newswire Minggu, 04/08/2013 08:29 WIB
Ilustrasi-Pemudik bermotor melintas di jalur Pantura, Brebes, Jateng, Jumat (2/8)./Antara-Oky Lukmansyah
Antara/Oky Lukmansyah
Ilustrasi-Pemudik bermotor melintas di jalur Pantura, Brebes, Jateng, Jumat (2/8).

Kabar24.com, BOGOR  -Minggu (4/8) pagi kawasan puncak dipenuhi para pengendara sepeda motor.

Sejumlah pemudik sepeda motor yang melintasi jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memanfaatkan jalur tersebut sebagai tempat istirahat sambil menikmati pemandangan alam.

Minggu pagi, puluhan pemudik terlihat beristirahat di sepanjang jalan Jalur Puncak mulai dari Botol Kecap, Masjid Atta'awun, hingga ke restoran Rindu Alam.

Pemandangan alam yang indah berupa hamparan kebun teh, puncak gung, dan wajah kota terlihat indah dengan sinar mentari pagi dari atas Puncak sehingga menarik hati pemudik untuk beristirahat menghilangkan penat.

Para pemudik sepeda motor ini sengaja memanfaatkan lokasi-lokasi wisata alam Puncak sebagai tempat untuk beristirahat sejenak.

Beberapa dari mereka memanfaatkan momen tersebut untuk berfoto dengan latar belakang pemandangan alam Puncak.

Reni, 32, pemudik asal Jakarta, rencananya akan pulang ke kampung halamnya di Cianjur bersama suami dan seorang anaknya yang masih balita.

Sudah dua tahun berturut-turut ia mudik bersama suami dan anaknya dengan sepeda motor.

"Enaknya mudik lewat jalur Puncak ini pemandangannya bagus, udaranya juga segar," kata Reni saat ditemui tengah beristirahat di pinggir jalan dekat Tugu Botol Kecap.

Tidak hanya Reni, sejumlah pemudik lainnya juga menyempatkan diri untuk beristirahat selain untuk istirahat makan juga untuk menikmati pemandangan alam.

Hal serupa juga terjadi di Riung Gunung, banyak pemudik sepeda motor yang beristirahat sambil menikmati kopi hangat di tengah suhu dingin pada pukul 07.30 WIB.

Banyaknya pemudik yang beristirahat di Puncak membuat untung sejumlah petugas parkir di wilayah tersebut.

Menurut Asep, 40, ramainya pemudik sepeda motor yang beristirahat di tempatnya membuat ia mampu mengumpulkan uang Rp100.000 dalam tempo satu sampai dua jam. Untuk satu kali parkir, pengendara dikenakan Rp2.000 per motor.

"Ya lumayanlah, bulan penuh berkah," katanya.

Menurut Asep, pemudik sepeda motor ini sudah banyak jumlahnya, baik yang berangkat malam, maupun pagi.

"Biasanya banyak yang berangkat pagi dari subuh, kadang ada yang malam. Siang hari jarang ada, karena panas kali yah," katanya.

Selain memanfaatkan objek wisata untuk beristirahat, pemudik juga terlihat memanfaatkan SPBU untuk berhenti sejenak mengisi bahan bakar dan rehat.

Sementara itu, pemudik sepeda motor ini pada H-4 Lebaran sudah terlihat banyak jumlahnya. Diprediksikan jumlahnya akan terus meningkat hingga H-3 Lebaran. (Antara)

Editor: Saeno

KOMENTAR

“Dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah melarang berpuasa pada dua hari, yaitu pada hari Idul Adha dan Idul Fitri.”
(HR Muslim)