facebook twitter rss

Jokowi Pertimbangkan Mudik Bareng Untuk Warga Jakarta

Akhirul Anwar Senin, 15/07/2013 13:08 WIB
Para calon penumpang kapal laut yang akan mudik lebaran menunggu kedatangan kapal di pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah./Antara
Antara
Para calon penumpang kapal laut yang akan mudik lebaran menunggu kedatangan kapal di pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.

 Kabar24.com, JAKARTA— Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mempertimbangkan menggelar mudik bareng bagi penduduk Ibu Kota saat Lebaran.

"Iya coba nanti kita lihat kebutuhannya," katanya seusai memimpin rapat antisipasi mudik lebaran di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (12/7).

Kegiatan mudik bareng biasanya digelar oleh institusi swasta dan beberapa pemerintah daerah. Jakarta sebagai kota dengan jumlah pemudik terbesar saat Lebaran belum pernah menyelenggarakan mudik bareng.

Jumlah pemudik dari Jakarta pada tahun ini diperkirakan 9,79 juta orang atau meningkat 8,36 persen dari tahun lalu sebanyak 9,04 juta orang. Paling banyak menggunakan sepeda motor 1,434 juta orang, mobil 5,83 juta orang, angkutan udara 1,31 juta orang, angkutan laut 18.129 orang, kereta api 382.854 orang, mudik gratis 81.289 orang dan bus akap 729.278 orang.

Berdasarkan kalkulasi tersebut, artinya pengguna kendaraan pribadi lebih banyak yakni 7,27 juta orang dan penggguna angkutan umum sebanyak 2.527.488 orang. (JIBI/Bisnis.com)

Editor: Nancy Junita

KOMENTAR

“Dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah melarang berpuasa pada dua hari, yaitu pada hari Idul Adha dan Idul Fitri.”
(HR Muslim)