facebook twitter rss

Sidang Isbath Untuk Tentukan Idul Fitri Dimajukan

Rahmayulis Saleh Rabu, 24/07/2013 07:26 WIB
Ilustrasi/Antara
Antara
Ilustrasi

Kabar24.com, JAKARTA- Menteri Agama Suryadharma Ali mengatakan Sidang Isbath untuk menentukan awal 1 Syawal, atau Idulfitri 1434 Hijriah, akan dimajukan waktunya. Sidang tersebut akan dimulai dari siang hari hingga habis magrib pada 7 Agustus 2013.

"Selama ini diadakan sore hingga malam hari. Untuk tahun ini kita akan ubah menjadi siang hari sidangnya, agar bisa banyak waktu dan informasi yang diperoleh," kata Suryadharma usai berbuka puasa bersama pimpinan organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam, di kediamannya di Jakarta, Selasa malam (23/7).

Acara buka puasa bersama itu tersebut dihadiri antara lain oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin, dan perwakilan Ormas lainnya. Juga tampak pejabat Kemenag seperti Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar, Sekretaris Jenderal Bahrul Hayat, Dirjen Bimas Islam Abdul Djamil, Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Anggito Abimanyu dan lainnya.

Menteri Agama menuturkan sebelum Sidang Isbath digelar, yang dilaksanakan setelah magrib, diadakan terlebih dahulu pra sidang pada siang hari.

"Jadi, pada siang hari akan diadakan seminar seputar penetepan awal Idulfitri, dengan menghadirkan berbagai ahli astronomi, sehingga akan menambah wawasan bagi kita semua tentang pengetahuan ilmu astronomi," ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa Kemenag akan menggelar Sidang Isbath pada 7 Agustus. Dalam sidang ini seperti biasa, pihaknya akan mengundang pimpinan Ormas Islam, serta perwakilan negara-negara sahabat lainnya.(Kabar24)

Editor: Marissa Saraswati

KOMENTAR

“Dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah melarang berpuasa pada dua hari, yaitu pada hari Idul Adha dan Idul Fitri.”
(HR Muslim)